topmetro.news, Medan – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) (Pelindo) Regional 1 memperingati Hari Kartini pada 21 April 2026 sebagai momentum untuk memperkuat peran perempuan dalam mendorong kemajuan sektor kepelabuhanan nasional.
Peringatan ini mengusung semangat emansipasi yang tercermin dalam tema “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Executive Director 1 Pelindo Regional 1, Jonedi Ramli, menyampaikan bahwa Hari Kartini tidak sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat pentingnya kontribusi perempuan di berbagai lini, termasuk sektor maritim dan logistik yang selama ini identik dengan dominasi laki-laki.
Menurutnya, perempuan kini memiliki ruang yang semakin luas untuk berkiprah dan menunjukkan kompetensinya, baik di bidang operasional pelabuhan, manajemen, maupun fungsi strategis lainnya. Kehadiran perempuan dinilai mampu membawa perspektif baru yang mendorong inovasi dan transformasi perusahaan.
Manajer Hukum dan Humas Pelindo Regional 1, Fadillah Haryono, menambahkan bahwa peringatan Hari Kartini menjadi momen reflektif untuk terus mendorong kesetaraan dan pemberdayaan perempuan di lingkungan kerja.
“Emansipasi wanita di Indonesia berawal dari perjuangan R.A. Kartini. Dari situ kita merasakan kesetaraan hak antara laki-laki dan perempuan, terutama dalam memperoleh akses pendidikan. Perempuan hebat terus menginspirasi melalui setiap capaian dan prestasi yang ditorehkan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh perempuan Indonesia agar terus menjaga semangat perjuangan Kartini dalam kehidupan sehari-hari.
Pelindo Regional 1 menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif serta mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia, termasuk perempuan, melalui berbagai program pengembangan kompetensi dan kepemimpinan.
Peringatan Hari Kartini tahun ini juga menjadi refleksi atas peran strategis perempuan di lingkungan Pelindo. Dengan semangat kesetaraan dan profesionalisme, perempuan diharapkan terus berkontribusi aktif dalam pembangunan nasional, khususnya dalam memperkuat konektivitas dan layanan kepelabuhanan yang berdaya saing global.
penulis | sadam

